Selasa, 17 Agustus 2010

KEBANGKITAN ITU DI TANGAN PEMUDA!

OSPEK telah tiba. Senin (2/8) OSPEK dibuka oleh Rektor UNY, Dr. Rochmat Wahab, M.Pd, MA dengan pemukulan gong. OSPEK universitas yang bertempat di GOR UNY ini dipandu oleh 3 MCR, yaitu Nafi, Syarif, dan Miftah. Acara ospek hari pertama tersebut juga dimeriahkan oleh kehadiran Pena Profetik (maskot OSPEK). Penampilan pena profetik yang berkolaborasi dengan para MCR semakin menambah gempita ospek.
Pada sesi Studium General hadir tiga pembicara, yakni ...Said dan Dr. Marwah Daud Ibrahim. Acara dimoderatori oleh Pidi Winata (Presiden BEM REMA UNY 2009). Pada kesempatan itu Said menyampaikan bahwa semangat perubahan itu datang dari dalam diri kita sendiri tidak hanya mengandalkan datangnya semangat dari luar. “Anda adalah apa yang anda pikirkan. Potensi yang ada pada diri anda adalah nafas anda”, ujar Said.
Tidak kalah, pembicara kedua Dr. Marwah Daud Ibrahim banyak menyampaikan gagasannya tentang bangsa Indonesia. “Negeri ini besar. Ditakdirkan untuk menjadi besar”, ungkapnya. Beliau juga mengutarakan keyakinannya bahwa setiap diri harus punya cita dan tujuan hidup olah karenanya dianjurkan pada para mahasiswa untuk menentukan target hidup mereka. Para mahasiswa baru dipandu beliau untuk langsung mencoba menuangkan targetan hidup mereka di masing-masing buku mereka. Penyampaian materi ditutup oleh Marwah dengan sebuah afirmasi, “Seluruh kita meyakini bahwa Indonesia bisa berjaya. Bersatu Nusantara Berjaya”.
Dalam rangkaian acara tersebut tidak lupa diadakannya sesi tanya jawab yang diperuntukkan pada mahasiswa sebagai implementasi nilai liberasi dalam profetik. Kemudian acara dilanjutkan setelah istirahat dengan sesi bertajuk “UNY on Air” yang merupakan bincang-bincang mengenai statuta UNY bersama jajaran Rektorat.
Sorak sorai suara mahasiswa baru mengguncang GOR pada sesi berikutnya, yaitu “Suara Mahasiswa” yang merupakan display Ormawa se-UNY. Maba mengelu-elukan fakultas masing-masing. Diawali dengan penampilan teatrikal dari UNSTRAT, maba digiring agar mempunyai idealisme sebagai agen perubah bangsa oleh Mensospol BEM REMA UNY, M. Asnan Fathurrohman. Selanjutnya orasi dari Ketua BEM tiap fakultas mendapat sambutan meriah dari maba. Mereka semua menyerukan perubahan dan kebangkitan ada di tangan pemuda. Maka, jangan pernah berhenti. Bergerak tuntaskan perubahan.
Hidup mahasiswa!!


Imaroh Syahida, Nurhayati Budiyanti
Jurnalis REMAPOST

Tidak ada komentar:

Posting Komentar