Jumat (25/6), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat UNY Anti Pornografi yang dikoordinasi oleh BEM REMA UNY melakukan Deklarasi di depan Rektorat. Mereka berjajar rapi dengan membawa rontek dan poster. Di depan barisan terbentang sebuah spanduk bertuliskan “Deklarasi UNY Kampus Anti Pornografi dan Pornoaksi”. Di atas spanduk itu mereka membubuhkan tanda tangan sebagai bukti komitmen melawan segala bentuk pornografi dan pornoaksi.
“Deklarasi ini merupakan sebuah sikap UNY sebagai kampus pendidikan yang peduli terhadap realitas sosial saat ini di mana kebebasan pers yang dibuka pemerintah telah disalahartikan. Persepsi yang salah bahwa pers bebas berarti boleh menampilkan foto-foto wanita atau pria berbusana minim, nyaris bugil, memuat cerita-cerita yang membangkitkan nafsu birahi dan gambar atau film yang mempertontonkan hubungan sex secara vulgar. Hal ini menyebabkan runtuhnya nilai-nilai moral dan agama”, jelas Korlap Deklarasi, Muhammad Asnan yang juga menjabat sebagai Menteri Sospol BEM REMA UNY.
Sebagai entitas organisasi mahasiswa di UNY yang notabene merupakan kampus pendidikan yang religius, mahasiswa UNY menyatakan sikap: (1) UNY adalah kampus anti pornografi dan pornoaksi, (2) Lawan segala bentuk media porno, dan (3) Galakkan pendidikan moral dan agama.
Setelah orasi, dilakukan pengecekan HP dan laptop pada beberapa mahasiswa yang ada di hall rektorat. Aksi ditutup dengan tanda tangan komitmen dan bagi-bagi stiker anti pornografi. [Nurhayati]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar